Bisnis perhotelan memang tengah mengalami tantangan di tengah perubahan yang tak terduga. Meski demikian, Metland berani untuk memperluas jangkauannya dengan merencanakan pembukaan hotel baru di saat masa sulit ini.
Kondisi ini dianggap sementara, dan dengan kebijakan pemerintah yang tepat, industri ini diharapkan akan pulih kembali. Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Land Tbk, menyampaikan optimisme ini dalam acara Media Gathering di Kertajati.
Wahyu menilai bahwa pada akhir tahun 2025, penurunan pendapatan hotel tidak akan terlalu signifikan, berada di bawah 1 persen. Ia menekankan bahwa kontribusi sektor hotel terhadap bisnis Metland masih tergolong kecil.
Walaupun pemerintah mengurangi anggaran untuk rapat di hotel, dampaknya tidak begitu terasa pada performa hotel Metland. Hal ini menunjukkan ketahanan dan potensi yang dimiliki oleh bisnis perhotelan yang dikelola perusahaan ini.
Kondisi Terbaru di Sektor Perhotelan di Kertajati
Dalam analisisnya, Wahyu menekankan bahwa walaupun beberapa hotel mengalami penurunan, ada banyak hal positif yang dapat diangkat. Salah satunya adalah meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya di Bali, yang membawa dampak positif pada hotel-hotel Metland.
Wisman yang datang meningkatkan tingkat hunian di Metland Hotel sekitar 10 persen. Hal ini juga diikuti oleh Metland Smara Hotel Kertajati yang mengalami kenaikan hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini memberikan harapan baru, terutama di tengah kebijakan pemerintah yang sebelumnya terkesan mengurangi pengeluaran untuk pertemuan di hotel. Semangat ini mencerminkan daya tarik hotel dalam menyambut tamu di masa mendatang.
Investasi Baru Untuk Mendorong Pertumbuhan Kawasan Rebana
Wahyu menyambut baik investasi yang mulai mengalir ke Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati, yang dikenal sebagai Rebana. Dengan adanya tenant baru, diharapkan akan meningkatkan tingkat okupansi di hotel Metland secara signifikan.
Informasi mengenai realisasi MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) untuk Bandara Kertajati juga memberikan harapan. Jika ini terwujud, tentu akan semakin menarik perhatian pengunjung untuk menginap di hotel-hotel sekitar.
Selain itu, kabar mengenai dimulainya kembali layanan haji dan umroh di Bandara Kertajati mulai Januari 2026 juga menjadi kabar baik. Ini tentu akan berimplikasi positif terhadap okupansi hotel Metland.
Wahyu optimis bahwa dengan rencana yang ada, sektor hotel dapat kembali bangkit dan bersinergi dengan perkembangan kawasan Rebana. Harapan ini menciptakan keyakinan akan masa depan yang lebih cerah bagi industri perhotelan.
Strategi Untuk Menghadapi Tantangan Ke Depan
Penting bagi Metland untuk menerapkan strategi yang adaptif di tengah fluktuasi pasar. Wahyu menyarankan agar perusahaan lebih fokus pada pengalaman pelanggan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas.
Upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas hotel merupakan langkah kunci. Investasi dalam teknologi dan inovasi juga dianggap perlu untuk menarik minat wisatawan di era digital saat ini.
Di samping itu, pemasaran yang lebih agresif melalui media sosial dan platform daring diharapkan mampu menarik pengunjung. Hal ini terutama relevan di segmen pasar yang lebih muda dan tech-savvy.
Kemitraan dengan agen perjalanan dan platform pemesanan online akan sangat membantu dalam memperkuat posisi hotel di pasar yang kompetitif. Semua inovasi ini diharapkan dapat menempatkan Metland di posisi yang lebih menguntungkan di masa depan.
Peluang di Masa Depan untuk Kawasan Perhotelan
Dengan melihat visi ke depan, Wahyu percaya bahwa industri perhotelan di Kertajati memiliki banyak peluang. Seiring dengan pertumbuhan infrastruktur di Kawasan Rebana, permintaan akan akomodasi dan fasilitas penunjang lainnya akan semakin meningkat.
Peningkatan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, transportasi umum, dan fasilitas lainnya, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan pelaku bisnis. Semua faktor ini dapat memicu pertumbuhan yang berkelanjutan bagi hotel dan bisnis terkait.
Semua langkah ini menunjukkan betapa pentingnya perencanaan yang matang serta strategi mitigasi risiko agar dapat menghadapi tantangan yang ada. Dengan dedikasi dan langkah yang tepat, masa depan hotel Metland dan kawasan perhotelan di Kertajati bisa jadi lebih cemerlang.
Dengan segala rencana dan harapan yang diutarakan Wahyu, ada optimisme yang menguat bahwa industri perhotelan akan bangkit kembali. Sinergi antara berbagai pihak dan kebijakan yang mendukung diharapkan dapat menghasilkan kondisi yang lebih baik untuk semua.

