Dalam dunia properti, peran perempuan semakin mendominasi, membawa perubahan signifikan bagi masa depan industri ini. Mereka hadir sebagai inovator, pemimpin, dan agen perubahan dalam ekosistem yang sering kali didominasi oleh perspektif laki-laki.
Kisah kepemimpinan perempuan ini bukan hanya mencerminkan pencapaian individual, tetapi juga menjelaskan bagaimana kontribusi mereka membentuk lanskap properti yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Dengan salah satu acara terpenting dalam industri ini, ARES 2025, perempuan-perempuan hebat diakui atas prestasi mereka.
Acara ini menyatukan ahli dan pemimpin dari berbagai negara yang berbagi visi serupa. Tujuannya adalah untuk mendorong kolaborasi dan penciptaan lingkungan yang lebih baik bagi komunitas di seluruh Asia.
Momen Bersejarah di ARES 2025 dan Penerima Penghargaan
Dalam rangkaian acara ARES 2025 yang digelar di Bangkok, empat pemimpin wanita mendapatkan penghargaan sebagai “ARES Power Women 2025”. Mereka diakui atas kontribusi signifikan dalam berbagai sektor yang berkaitan dengan properti.
Momen ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah pengakuan akan peran perempuan dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berkeberlanjutan. Keempat wanita ini berasal dari latar belakang yang berbeda, menunjukkan keberagaman dalam kepemimpinan.
Penganugerahan ini menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk masa depan kota-kota di Asia. Setiap penerima membawa misi tersendiri, tetapi memiliki tujuan umum untuk mendorong perubahan positif dalam komunitas mereka.
Profil Para Pemimpin Perempuan Inspiratif di ARES 2025
Salah satu penerima penghargaan adalah Marine Novita, pendiri platform PropTech yang berfokus pada kepemilikan rumah di Indonesia. Dedikasinya untuk mengatasi eksklusi sistemik dalam kepemilikan rumah membuatnya pantas menerima penghargaan.
Novita mengembangkan inovasi berupa skema sewa-beli yang memanfaatkan teknologi canggih untuk mempermudah akses kepemilikan bagi masyarakat. Ini adalah langkah besar untuk merobohkan batasan-batasan dalam pembiayaan konvensional.
Dengan visinya yang progresif, Novita tak hanya memperjuangkan bisnisnya tetapi juga berkontribusi pada transformasi sosial yang lebih luas. Dia ingin melihat sebuah ekosistem di mana kepemilikan hunian tidak lagi menjadi mimpi yang sulit dijangkau oleh banyak orang.
Pengaruh Sektor Perhotelan di Arena ARES 2025
Di sektor perhotelan, Marisa Sukosol Nunbhakdi mencuri perhatian dengan dedikasinya untuk meningkatkan keamanan pelancong, khususnya perempuan. Sebagai Executive Vice President The Sukosol Hotels, ia berkomitmen untuk menciptakan pengalaman yang aman dan inklusif.
Marisa menjadi pionir dalam mengembangkan kebijakan yang menjamin keramah-tamahan Thailand tetap aman bagi semua. Dia memahami betapa pentingnya menciptakan lingkungan yang mengedepankan kesetaraan bagi seluruh tamu.
Usahanya dalam memastikan bahwa pelancong merasa aman dan nyaman sangat berkontribusi pada reputasi sektor pariwisata di negara tersebut. Dengan upayanya, Marisa menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari dalam organisasi itu sendiri.
Pembangunan Berkelanjutan dan Kepemimpinan Inklusif
Di bidang pembangunan berkelanjutan, Serina Hijjas dari Malaysia juga menerima penghargaan dalam acara ARES 2025. Sebagai Principal Director HIJJAS Architects + Planners, ia memimpin inisiatif dalam standarisasi bangunan hijau.
Karya-karyanya menunjukkan bahwa arsitektur yang estetik dan ramah lingkungan dapat berjalan beriringan. Dalam konteks perubahan iklim yang mendesak, inovasi dalam desain dan pembangunan sangat diperlukan untuk menanggulangi masalah global.
Serina percaya bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dalam bangunan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat. Ia berkomitmen untuk menciptakan ruang yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Melalui penghargaan ini, keempat pemimpin perempuan menunjukkan bahwa kepemimpinan yang inklusif berperan crucial dalam perekonomian Asia yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan visi dan dedikasi mereka, masa depan tampak lebih cerah bagi industri properti dan komunitas di seluruh wilayah.

